Pemilihan bahan dan geometri pisau merupakan faktor kritis dalam mencapai kinerja optimal mesin shearing guillotine, karena bahan pisau yang tepat, kekerasan, serta konfigurasi tepi secara langsung memengaruhi kualitas pemotongan, masa pakai alat, dan efisiensi produksi. Pemilihan bahan pisau bervariasi tergantung pada aplikasinya, dengan baja paduan berkarbon tinggi dan baja berlapis karbida tungsten memberikan kekerasan serta ketahanan aus yang diperlukan untuk masa pakai panjang di lingkungan produksi bervolume tinggi. Mesin shearing guillotine kami menggunakan pisau pemotong berbahan paduan berkekuatan tinggi seperti 6CrW2Si dan Cr12MoV yang mampu memenuhi tuntutan beban benturan dan ketahanan aus tinggi yang timbul saat memotong pelat. Pada mesin shearing guillotine, pisau atas umumnya memiliki empat tepi pemotong dan pisau bawah juga memiliki empat tepi pemotong, sehingga menghasilkan masa pakai dua kali lipat dibandingkan desain dua tepi pemotong dengan memungkinkan operator memutar pisau ke tepi pemotong baru ketika tepi aktif menjadi tumpul. Fitur ini berarti pisau dapat diputar sebanyak tiga kali sebelum dilakukan pengasahan guna memperpanjang masa pakai produksi. Celah pisau merupakan parameter paling kritis bagi kualitas pemotongan dan harus disesuaikan berdasarkan ketebalan serta jenis material. Untuk baja lunak, celah biasanya dijaga pada kisaran 5–10% dari ketebalan pelat; untuk baja tahan karat, disarankan celah 7–12% guna mencegah pengerasan akibat deformasi (work hardening); sedangkan untuk aluminium, digunakan celah lebih sempit yaitu 3–5% untuk mencegah terbentuknya burr. Pada mesin shearing guillotine CNC, celah pisau dapat diatur secara otomatis oleh motor, dengan pengontrol menyesuaikan celah berdasarkan spesifikasi material yang dimasukkan. Posisi pisau bawah dapat disesuaikan guna memastikan keseimbangan celah setelah proses pengasahan ulang. Pemeriksaan rutin pisau terhadap kehilangan ketajaman, lekukan (nicks), atau keretakan (chips) mencegah penurunan kualitas, di mana pisau yang sudah aus ditandai dengan ketinggian burr yang meningkat, hasil potongan miring (tapered cuts), atau kebutuhan gaya pemotongan yang berlebihan. Interval pengasahan pisau bervariasi tergantung pada jenis material dan volume produksi, dengan pisau berkualitas unggul mampu mempertahankan integritas tepi selama banyak kali langkah pemotongan antar pengasahan. Penyesuaian manual cepat celah pisau terletak di bagian depan mesin untuk model 6 mm, atau di bagian belakang mesin untuk model 12 mm. Kisaran penyesuaian celah pisau dimulai dari 0,05 mm untuk ketebalan lembaran sangat tipis dan secara progresif meningkat hingga celah maksimum yang diperlukan untuk kapasitas shear yang lebih berat. Hubungi spesialis pisau kami untuk panduan pemilihan dan perawatan pisau yang dioptimalkan sesuai jenis material spesifik serta kebutuhan produksi Anda.